Selamat Siang
Senin, 30 May 2016
Jam 14:27:04 WIB

Kehujanan Jam 06.15 tepatnya, aku mandi untuk bersiap-siap berangkat sekolah. Ketika selesai aku pun memakai baju seragam dan bersiap untuk sarapan pagi, lalu berangkat. Ketika aku berangkat sekolah aku selalu melewati jalan “galian” begitu kata orang-orang, apalagi di pengujung tahun ini yaitu musim hujan tanahnya begitu becek, licin dan jauh dari sekolah ku, untung saja aku menaiki motor. Namun jalan yang begitu becek membuat motor yang aku naiki hampir saja terpeleset dan jatuh, begitu kagetnya aku karena baju seragam ku jika aku sampai jatuh akan terkena tanah yang basah atau becek. Setibanya di sekolah seperti biasa aku dengan teman-temanku. Sebelum bel masuk aku dan Resya sempat berbincang ’’Res hujannya gak berhenti-berhenti yah? hmm…untung saja kelasnya gak bocor.’’ Tanyaku. ‘’Iya ,mana mts nya banjir lagi’’ jawab Resya. Bel masuk pun berbunyi, semua orang yang berlalu lalan
Dec 2015 15:51
Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya. Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikah saja dengan ibu Bawang merah, supaya Bawang putih tidak kesepian lagi. Dengan pertimbangan dari bawang putih, maka ayah Bawang p
Apr 2014 16:26
Kerajaan Jenggala dipimpin oleh seorang raja yang bernama Raden Putra. Ia didampingi oleh seorang permaisuri yang baik hati dan seorang selir yang memiliki sifat iri dan dengki. Raja Putra dan kedua istrinya tadi hidup di dalam istana yang sangat megah dan damai. Hingga suatu hari selir raja merencanakan sesuatu yang buruk pada permaisuri raja. Hal tersebut dilakukan karena selir Raden Putra ingin menjadi permaisuri. Selir baginda lalu berkomplot dengan seorang tabib istana untuk melaksanakan rencana tersebut. Selir baginda berpura-pura sakit parah. Tabib istana lalu segera dipanggil sang Raja. Setelah memeriksa selir tersebut, sang tabib mengatakan bahwa ada seseorang yang telah menaruh racun dalam minuman tuan putri. "Orang itu tak lain adalah permaisuri Baginda sendiri," kata sang tabib. Baginda menjadi murka mendengar penjelasan tabib istana. Ia segera memerintahkan patih untuk memb
Apr 2014 16:24
Dalam Babad Tanah Jawi dikisahkan sebuah cerita rakyat tentang Panembahan Senopati yang menangkal letusan Gunung Merapi. Dikisahkan Panembahan Senopati bertapa di Nglipura, daerah Bantul. Seselesainya bertapa Ki Juru Mertani menanyainya, "Apa yang kau dapatkan di dalam tapamu?" "Saya mendapatkan lintang johar di Nglipura," jawab Panembahan Senopati. "Apa lintang johar bisa menolak bala Gunung Merapi meletus?" "Tidak, Paman." "Kalau begitu," jelas Ki Juru Mertani, "Hanyutkanlah sebatang kayu di sungai. Naiklah kau di atasnya. Bertapalah lagi. Sesampainya di Laut Kidul kau akan bersua dengan Nyai Roro Kidul." Panembahan Senopati melaksanakan apa yang diminta Ki Juru Mertani. Dan benar, saat sampai di Laut Kidul, ia bertemu dengan Nyai Roro Kidul. Dalam pertemuannya itu, disepakati bila Nyai Roro Kidul akan membantu Panembahan Senopati dalam menjaga Yogyakarta dari bala Gunung Merapi.
Apr 2014 16:20
Di bagian utara Pulau Sumatera hiduplah seorang pemuda yang telah yatim piatu. Untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari sang pemuda hidup dari bertani dan memancing ikan. Suatu hari ia memperoleh hasil pancingan berupa seekor ikan yang sangat indah berwarna kuning keemasan. Ketika akan dipegang, ikan tersebut tiba-tiba berubah menjadi seorang puteri yang cantik jelita. Konon, sang puteri dahulu dikutuk menjadi seekor ikan karena telah melanggar suatu larangan. Ia baru akan berubah menjadi puteri kembali apabila ada manusia yang berhasil menyentuhnya. Oleh karena terpesona akan kecantikan sang puteri, sang pemuda lantas melamarnya. Sang putri menerima dengan syarat bahwa sang pemuda tidak boleh sekalipun mengungkapkan asal-usulnya. Singkat cerita, selama satu tahun mereka hidup sebagai pasangan suami-isteri dan dikaruniai seorang anak laki-laki. Namun, sang anak ternyata mempunyai sifat
Apr 2014 16:19
Dahulu kala, ada dua buah kerajaan, Kediri dan Jenggala. Kedua kerajaan itu berasal dari sebuah kerajaan yang bernama Kahuripan. Raja Erlangga membagi kerajaan itu menjadi dua untuk menghindari perang saudara. Namun sebelum meninggal raja Erlangga berpesan bahwa kedua kerajaan itu harus disatukan kembali. Maka kedua raja pun bersepakat menyatukan kembali kedua kerajaan dengan menikahkan putera mahkota Jenggala, Raden Panji Asmarabangun dengan puteri Kediri, Dewi Sekartaji. Ibu tiri Sekartaji, selir raja Kediri, tidak menghendaki Sekartaji menikah dengan Raden Panji karena ia menginginkan puteri kandungnya sendiri yang nantinya menjadi ratu Jenggala. Maka ia menyekap dan menyembunyikan Sekartaji dan ibunya. Pada saat Raden Panji datang ke Kediri untuk menikah dengan Sekartaji, puteri itu sudah menghilang. Raden Panji sangat kecewa. Ibu tiri Sekartaji membujuknya untuk tetap melangsu
Apr 2014 16:18
Pada suatu hari, hiduplah sebuah keluarga di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga itu mempunyai seorang anak yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keluarga mereka sangat memprihatinkan, maka ayah malin memutuskan untuk pergi ke negeri seberang. Besar harapan malin dan ibunya, suatu hari nanti ayahnya pulang dengan membawa uang banyak yang nantinya dapat untuk membeli keperluan sehari-hari. Setelah berbulan-bulan lamanya ternyata ayah malin tidak kunjung datang, dan akhirnya pupuslah harapan Malin Kundang dan ibunya. Setelah Malin Kundang beranjak dewasa, ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Akhirnya Malin Kundang ikut berlayar bersama dengan seorang nahkoda kapal dagang di kampung halamannya yang sudah sukses. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak bela
Apr 2014 16:16
Pada jaman dahulu kala di tatar pasundan ada sebuah kerajaan yang pimpin oleh seorang raja yang bijaksana, beliau dikenal sebagai Prabu Tapak Agung. Prabu Tapa Agung mempunyai dua orang putri cantik yaitu Purbararang dan adiknya Purbasari. Pada saat mendekati akhir hayatnya Prabu Tapak Agung menunjuk Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti. “Aku sudah terlalu tua, saatnya aku turun tahta,” kata Prabu Tapa. Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat menggantikan Ayah mereka. “Aku putri Sulung, seharusnya ayahanda memilih aku sebagai penggantinya,” gerutu Purbararang pada tunangannya yang bernama Indrajaya. Kegeramannya yang sudah memuncak membuatnya mempunyai niat mencelakakan adiknya. Ia menemui seorang nenek sihir untuk memanterai Purbasari. Nenek sihir itu memanterai Purbasari sehingga saat itu juga tiba-tiba kulit Purbasari menjadi bert
Apr 2014 16:16
Di daerah Klungkung, Bali, pernah hidup seorang duda kaya raya yang memiliki lima orang anak. Duda ini dalam keadaan sekarat, dan ia berwasiat kepada kelima anaknya, yang suka hidup berfoya-foya hingga harta ayah mereka habis. Tinggal sebuah sawah dan sebuah ladang saja. "Tampaknya waktu ayah sudah tidak lama lagi. Ayah tidak bisa mewasiatkan apa-apa, kecuali harta yang sudah ayah simpan di bawah sawah dan ladang. Kalian harus menemukan harta tersebut dan membaginya secara adil," kata sang duda. Untuk lebih meyakinkan mereka, sang duda menulis wasiatnya di atas selembar kertas yang dibubuhi tandatangannya. Bukannya prihatin atas kondisi si ayah, mereka justru sibuk memikirkan kiranya harta apa yang dipendam oleh ayah mereka di bawah sawah dan ladang. Karena itu, mereka menyambut gembira wasiat tersebut, meskipun harus dibagi sama dan rata antara wanita dengan pria. Dan tibalah saat di
Apr 2014 16:15
Raja Brawijaya penguasa kerajaan Majapahit, mempunyai seorang putri yang cantik yaitu Dyah Ayu Pusparani. Putri ini memang benar-benar ayu sesuai dengan namanya. Banyak raja dan pangeran yang melamar untuk dijadikan permaisuri. Prabu Brawijaya bingung memilih calon menantu. Lalu raja mengadakan sayembara siapa yang bisa merentang busur sakti Kyai Garodayaksa dan sanggup mengangkat gong Kyai Sekardelima, dialah yang berhak menikah dengan Putri Pusparani. Para pelamar menguji kemampuannya namun ternyata tak satu pun yang sanggup merentang busur apalagi mengangkat gong yang sangat besar itu. Menjelang akhir sayembara itu datang seorang pemuda berkepala lembu yaitu Raden Lembu Sura atau Raden Wimba. Dia mengikuti sayembara itu dan berhasil merentang busur serta mengangkat gong Kyai Sekardelima. Dengan demikian berarti Raden Lembu Sura yang berhak menikah dengan Dewi Pusparani. Melihat ke
Apr 2014 16:14

Next
1/3

Komentar Akhir

Data Pengunjung

New MemberElangga

Online 1 users
Today 170 kali kunjungan
All 368642 kali kunjungan

Iklan Premium

Link Premium

Shoutbox

    Dimas [ 12:0 ]
    Bro.. Cetak nang pas photo 4X6 6 bae yaak, sukiki di met
    Admin [ 07:0 ]
    ok
    Hasbi [ 13:0 ]
    ga masalah om, ok saya lanjut telp/sms om
    Admin [ 10:0 ]
    Mahal,,, ke tempat lain saja
    Hasbi [ 09:0 ]
    saya ga cari yg murah tp yg bagus om, gmn klo buat saya minta om yg buatin ?
    Admin [ 08:0 ]
    maap skrg udah ga nanganin lg mas, cb searching aj ada pst ada yg murah jg
    Hasbi [ 13:0 ]
    sm om ja yg buat'y gmn om
    Admin [ 09:0 ]
    searching aja bnyk kq yg buka layanan tsb.
    Hasbi [ 01:0 ]
    kmn ya om

NAMA:

PESAN:

MASUKAN KODE:   029